DESIGN PEMBELAJARAN & DESIGN GRAFIS MATERI SMP KELAS VII “STRUKTUR ALJABAR”

 DESIGN PEMBELAJARAN & DESIGN GRAFIS

MATERI SMP KELAS VII “STRUKTUR ALJABAR”





1.    Kebutuhan Instruksional dan Tujuan Instruksional Umum

a.    Kebutuhan Instruksional

Dari hasil wawancara dan analisis banyak diantara narasumber mengatakan bahwa peserta didik kelas VII SMP memiliki karakteristik yang aktif, memiliki rasa ingin tahu yang begitu besar, namun konsentrasi dan penalaran yang masih kurang baik dalam menerima materi pelajaran dan juga peserta didik baru mengenal sebatas nominal tetapi belum  mampu memvisualisasikan ke dalam bentuk nyata di kehidupan sehari-hari walaupun mereka sudah bisa berpikir abstrak. Peserta didik juga berpendapat bahwa apa yang diperoleh dalam pembelajaran itu kurang berguna bagi mereka, penyajian materi kurang menarik, dan materi sulit dipahami. Oleh karena itu sangat dibutuhkan sebuah pembelajaran dengan penyampaian menarik. Selain itu, hasil observasi ditemukan bahwa peserta didik kelas VII masih sangat menyukai hal-hal yang konkret sedangkan matematika itu sendiri bersifat abstrak sehingga dalam penyampaian materi sangat diperlukan metode-metode yang menarik dan disukai, mereka akan sangat senang dan mudah menerima.

b.    Tujuan Instruksional Khusus

Materi yang dibahas kali ini adalah materi “Bentuk Aljabar”. Oleh karena itu dirumuskan tujuan instruksional umum, sebagai berikut:

Ø  Menjelaskan bentuk aljabar dan unsur-unsurnya menggunakan masalah kontekstual

Ø  Menjelaskan dan melakukan operasi pada bentuk aljabar (penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian)

Ø  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bentuk aljabar

Ø  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi pada bentuk aljabar

2.    Analisis Instruksional

Beberapa analisis instruksionalnya adalah sebagai berikut:

Ø Menjelaskan bentuk aljabar dan unsur-unsurnya menggunakan masalah kontekstual

·   Mengenal bentuk aljabar

·   Mengidentifikasi unsur-unsur bentuk aljabar

Ø Menjelaskan dan melakukan operasi pada bentuk aljabar (penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian)

·   Menyelesaikan operasi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar

·   Menyelesaikan operasi perkalian bentuk aljabar

·   Menyelesaikan operasi pembagian bentuk aljabar

Ø Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bentuk aljabar

·   Menyajikan permasalahan nyata dalam bentuk aljabar

·   Menyelesaikan bentuk aljabar dalam masalah nyata

Ø Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi pada bentuk aljabar

·   Menyelesaikan masalah kontekstual pada operasi bentuk aljabar

·   Menyelesaikan masalah nyata pada operasi bentuk aljabar

3.    Perilaku dan Karakteristik Siswa

Peneliti mengamati perilaku peserta didik yang dapat dilihat dari hasil analisis kebutuhan yang telah dilakukan pada awal kegiatan pengembangan desain instruksional. Hasil dari analisis kebutuhan tersebut penulis merangkum perilaku dan karakterisitik siswa kelas VII SMP, sebagai berikut:

·   Peserta didik masih cenderung belajar melalui pengalaman-pengalaman sehari-hari secara langsung.

·   Peserta didik senang dengan hal-hal menyenangkan. Misalnya gambar, warna, bentu, dll.

·   Minat peserta didik terhadap kehidupan praktis sehari-hari secara konkret.

·   Peserta didik sudah mulai bisa berpikir secara abstrak

·   Peserta didik mempunyai kesanggupan untuk memahami hubungan sebab akibat

4.    Tujuan Instruksional Khusus

Tujuan instruksional khusus merupakan sebuah penjabaran dari tujuan instruksional umum. Perumusan tujuan instruksional khusus ini sangat tergantung pada tujuan instruksional umum. Oleh karena itu, tujuan instruksional khusus harus dimatangkan secara isi. Untuk proses penelitian ini pendesain menyusun dua butir tujuan instruksioanl khusus yang masing-masing berkaitan dengan tujuan instruksional umum yang telah dibuat sehingga mendapatkan komposisi yang pas dan sesuai dengan hasil yang diharapkan, yakni sebagai berikut:

·   Jika diberikan tes maka peserta didik mampu menyebutkan unsur-unsur aljabar

·   Jika diberikan tes maka peserta didik mampu menyelesaikan operasi bentuk aljabar dalam bentuk soal cerita

5.    Tes Acuan Patokan

Tes acuan patokan atau rancangan instrument penilaian dibuat oleh pendesain berupa butir-butir soal yang akan diujikan pada proses akhir pembelajaran. Soal-soal yang akan ditempatkan di bagian evaluasi adalah sebagai berikut:

1)      Koefisien  dan konstanta dari persamaan  adalah …

a.       -3 dan -5

b.       -3 dan 5

c.       3 dan -5

d.       3 dan 4

2)    Bentuk aljabar  dan  mempunyai suku …

a.       1 dan 2

b.       1 dan 3

c.       2 dan 3

d.       3 dan 4

3)    Bentuk paling sederhana dari  adalah …

a.       6a + b

b.       6a – 7b

c.       7a + b

d.       7a – 7b

4)    Jika  dan , maka  adalah …

a.    

b.    

c.    

d.    

5)      Bentuk sederhana dari  adalah …

a.      

b.      

c.      

d.      

6)      Perhatikan pernyataan berikut di bawah ini:

(i)    

(ii)   

(iii) 

Dari pemfaktoran bentuk di atas yang benar adalah …

a.       (i) dan (ii)

b.       (ii) dan (iii)

c.       (i) dan (iii)

d.       (iii) saja

7)    Suatu taman berbentuk persegi panjang memiliki panjang diagonal  meter dan  meter. Panjang diagonal taman sebenarnya adalah …

a.       6 m

b.       12 m

c.       34 m

d.       36 m

8)      Pada tahun ini umur seorang adik 5 tahun kurangnya dari umur kakak. Lima tahun kemudian jumlah umur kakak dan adik menjadi 35 tahun. Tentukanlah masing-masing umur kakak dan adik.

a.       15 tahun dan 10 tahun

b.       20 tahun dan 15 tahun

c.       10 tahun dan 15 tahun

d.       15 tahun dan 20 tahun

9)      Jika dua bilangan selisihnya adalah 48, dan angka yang satu adalah lima kali dari angka yang lain, bilangan berapakah itu?

a.       12 dan 30

b.       12 dan 60

c.       30 dan 60

d.       60 dan 20

10)  Harga 3 buah buku dan 5 pensil adalah Rp 42.000,00. Jika harga sebuah buku adalah 3 kali harga sebuah pensil, tentukanlah harga masing-masing pensil dan buku.

a.       Rp 3.000,00 dan Rp 6.000,00

b.       Rp 6.000,00 dan Rp 2.000,00

c.       Rp 3.000,00 dan Rp 9.000,00

d.       Rp 6.000,00 dan Rp 9.000,00

6.    Strategi Instruksional

Strategi pembelajaran ini perlu dipersiapkan agar pembelajaran dapat berjalan secara fokus dan terarah pada pencapaian kompetensi-kompetensi peserta didik. Isi pembelajaran untuk tujuan instruksional khusus yang telah dirancang sebelumnya bersama komponen lain seperti langkah-langkah kegiatan instruksional, metode, serta media dan alat instruksional akan tergambar dalam strategi instruksional. Dengan kata lain, daftar isi pembelajaran akan dibuat pendesain isntruksional pada saat menyusun strategi instruksional ini. Dalam strategi instruksional ini terkandung 2 bagian yaitu:

a.    Materi “Struktur Aljabar” yang akan dipaparkan dalam bentuk infografis adalah sebagai berikut:

1)      Variabel

2)      Koefisien

3)      Konstanta

4)      Suku

5)      Aplikasi bentuk aljabar dalam kehidupan sehari-hari

 

 

b.    Langkah-langkah dalam pembuatan infografis materi “Struktur Aljabar” adalah sebagai berikut:

1.       Menyiapkan alat tulis (pensil/pulpen,kertas,penggaris,dll) untuk keperluan membuat sketsa

2.       Menuangkan ide ke atas kertas yaitu dengan cara membuat atau menggambar sketsa

3.       Download atau gunakan yang sudah ada aplikasi-aplikasi untuk mengedit foto (yang kami gunakan diantaranya adalah: Photoshop, photogrid, photostudio, eraser background, picsart, dll)

4.       Mengatur ukuran gambar infografis yaitu ukuran A4

5.       Membuat infografis sesuai dengan sketsa yang telah dibuat

7.    Bahan Instruksional

Bahan pembelajaran merupakan sebuah produk yang akan dihasilkan dari proses pengembangan desain pembelajaran matematika Sekolah Menengah Pertama kelas VII khususnya materi “Struktur Aljabar”. Berikut ini adalah salah satu bahan instruksional yang dibuat dalam bentuk infografis yaitu:

NAMA - NPM

PRA PRODUKSI

PRODUKSI


 


Fitri Yati – 201613579025





Anna Mariana Kewa Roda – 201713570017





Komentar